Memotivasi Minat Baca Anak dengan “Reading History Passbook”

Blog Single

Sahabat Anak Perpusnas bangga memiliki “Reading History Passbook”

Medan Merdeka Selatan, Perpusnas – Masa liburan sekolah merupakan saat yang tepat bagi orang tua untuk mengajak anak-anak berliburan dan berwisata edukasi. Kunjungan ke Perpustakaan Nasional RI merupakan salah satu pilihan bagus dan ekonomis untuk berwisata edukasi. Lantai tujuh Perpustakaan Nasional RI terdapat ruang baca Layanan Koleksi Anak yang memiliki koleksi buku anak yang bervariasi dan menarik untuk anak-anak baca. Koleksi buku berjajar rapi di rak, suasana yang nyaman dan dekor ruangan yang berwarna warni disertai mural dongeng cerita anak dari beberapa daerah di Indonesia sangat mendukung anak dan orang tuanya dalam aktivitas membaca serta saling berinteraksi dengan sesama pemustaka lainnya.

Memasuki libur sekolah di bulan Desember, anak-anak yang berkunjung ke lantai 7 Perpustakaan Nasional semakin ramai, tidak hanya dari Jabodetabek, bahkan pengunjung datang dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa Tengah, Medan dan Surabaya. Mereka sengaja menyempatkan untuk berkunjung ke Perpustakaan Nasional dan memanfaatkan fasilitasnya.

Selain fasilitas berupa koleksi buku anak yang bervariatif dari berbagai subjek, fasilitas lainnya di Layanan Koleksi Anak yaitu, terdapat 10 unit komputer dengan aplikasi belajar “Smart Bee”, pojok bermain anak, dan sarana pencetakan Passbook yang berfungsi sebagai riwayat baca si pemilik buku “passbook” tersebut. Fasilitas tersebut mensyaratkan bahwa yang menggunakannya harus anak-anak yang memiliki kartu anggota Perpustakaan Nasional RI. Pencetakan Passbook di peruntukkan untuk anggota Perpustakaan Nasional yang besrsekolah di Sekolah Dasar/sederajat.

Tujuan diberikan “passbook” ini adalah sebagai salah satu upaya dalam memotivasi minat baca anak di Perpustakaan Nasional khususnya. Selain itu anak anak yang sudah memiliki “passbook” dan ingin mengulang kembali buku bacaan yang pernah dibacanya, dapat ditelusur dari passbook tersebut.

Memupuk minat baca anak tidaklah mudah, hanya dengan satu atau dua kali kunjungan ke Perpustakaan, tapi dengan membiarkan anak-anak menjelajah buku yang ingin dibaca, akan memupuk rasa/minat untuk membaca buku. Oleh karena itu, menumbuhkan minat baca anak sejak dini menjadi sangat penting. Diharapkan perpustakaan di daerah pun lebih berperan aktif untuk menumbuhkan minat baca anak dengan membangun perpustakaan yang nyaman dan ramah anak disertai dengan fasilitas menarik lainnya.

Berita

Image

Pemanfaatan Layanan Digital Perpusnas Kepada ...

Image

Dari Sulut Bercerita Libtalk Kembali Hadir Be...

Image

Perpusnas Ubah Ketentuan Check In dan Check O...

Image

Webinar Hari Kunjung Perpustakaan 2020 Hari K...

Image

Perpusnas Masih Menutup Gedung Layanan Hingga...

Pengumuman

Terkait Hari Raya Iduladha 1443 H maka Gedung Layanan Perpusnas TUTUP pada 9-10 Juli 2022 dan buka ....

Selasa, 02 Agustus 2022