Berita pujasintara

Pusjasa Hadirkan Gerai Konsultasi di Rakornas Bidang Perpustakaan 2020

Image

Rapat Koordinasi Nasional bidang Perpustakaan Tahun 2020 diadakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta, Selasa s/d Kamis (25-27 Februari 2020). Acara Rakornas dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D dan dihadiri oleh para stakeholder perpustakaan daerah seluruh Indonesia. Acara sepanjang tiga hari tersebut diisi oleh paparan dari parah tokoh publik dan tokoh-tokoh perpustakaan di Indonesia seperti Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si., Staf Ahli Menteri bidang Pengembangan Wilayah Dr. Ir. Conrad Hendrarto, M.Sc., Ketua Komisi X DPR RI H. Syaiful Huda, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia T. Syamsul Bahri, SH., M.Si., hingga Pegiat Literasi seperti Nirwan Arsuka.

Dalam kesempatan ini Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi juga membuka gerai layanan konsultasi dan pencetakan kartu anggota. Disiapkan 1500 kartu anggota untuk mengantisipasi animo para peserta dari daerah yang ingin memiliki kartu anggota Perpustakaan Nasional RI. Tidak lupa juga dalam kesempatan kali ini diperkenalkan layanan digital Perpustakaan Nasional RI yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat di daerah seperti iPusnas, e-Resources, dan Indonesia Onesearch (iOS). Selain itu juga para stakeholder perpustakaan daerah dapat berkonsultasi berbagai macam kebutuhan seputar jasa perpustakaan dan informasi seperti konsultasi INLIS Lite, konsultasi pengembangan layanan, konsultasi kerjasama perpustakaan, dll.

Para pengunjung di gerai Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi juga diberikan berbagai macam cinderamata seperti scarf dan flashdisk yang diberikan secara gratis kepada setiap pengunjung yang datang dan berkonsultasi langsung di gerai. Para pengunjung mengakui dengan adanya gerai konsultasi ini memudahkan mereka dalam melakukan konsultasi untuk pengembangan perpustakaan di daerahnya masing-masing serta membuat mereka berminat untuk berkunjung langsung ke layanan Perpustakaan Nasional RI. (Achmad Riyadi Alberto)